Dukung Swasembada Gula, Babinsa Turun ke Kebun Ikut Merawat Tanaman Tebu

Dukung Swasembada Gula, Babinsa Turun ke Kebun Ikut Merawat Tanaman Tebu

Kodim Sragen – Rabu (29/4) pagi, terik matahari tak menyurutkan langkah Serka Tri Mawardi Babinsa Desa Blangu beserta Anggota Koramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen. Ia sudah ada di tengah kebun tebu milik Kelompok Tani “Manunggal” Dk. Gumping Rt. 20 Desa Blangu Kec. Gesi.

Bukan sekedar meninjau, Tri Mawardi ikut memegang cangkul, membersihkan gulma di sela-sela tanaman tebu umur 3 bulan.“Gulma ini musuh utama, Pak. Kalau dibiarkan, unsur haranya diambil. Tebunya jadi kurus” ujar Mawardi ke Pak Manto pemilik lahan, sambil mencabut rumput liar.

Pendampingan ini bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan, termasuk swasembada gula nasional. Tebu adalah komoditas strategis. Karenanya, Babinsa wajib hadir dari tanam hingga panen.

Mawardi ikut menabur pupuk ZA dan Phonska sesuai dosis anjuran PPL: 4 kwintal ZA + 3 kwintal Phonska per hektar. “Mupuknya jangan ditabur di atas, tapi dibenamkan di sisi larikan biar tidak menguap,” pesannya.

Pak Manto (58), mengaku senang didampingi. “Sejak ada Pak Babinsa, kami semangat. Beliau rajin tanya ke PPL, lalu diajarkan ke kami. Dulu mupuk asal-asalan, sekarang sudah ada jadwalnya. Tebu jadi subur, batangnya besar-besar,” katanya.

Selain perawatan, Mawardi juga bantu monitoring hama penggerek batang dan tikus. Ia catat petak yang terserang untuk dilaporkan ke PPL, “Kalau ada hama, harus cepat ditangani. Jangan sampai gagal panen. Kasihan petani, rugi negara juga,” tegasnya.

 

Danramil Gesi, Lettu Cke Sudarto, menyatakan tebu adalah atensi khusus. “Presiden minta swasembada gula. Babinsa wajib kawal. Tidak boleh ada lahan tebu yang telantar. Harus produktif,” tegasnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *