peringati Hari Buruh Kabupaten Sragen menggelar kegiatan Ngaji bareng buruh dan
Polres Sragen bersama Habib Novel Alaydrus bertempat di Alun- Alun Sasono
Langen Putro pada 01/05/2018 dengan tema “ Hari Buruh Merupakan Hari Bergembira
Dan Momentum Untuk Memberikan Penghargaan Kepada Buruh”.
dalam kesempatan tersebut antara lain Dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati
(Bupati Sragen), AKBP Arif Budiman, S.I.K.,M,H (Kapolres Sragen), Letkol Arh
Camas Sigit Prasetyo,M,MDS (Dandim 0725/Sragen), Mayor Inf Joni Eko Prasetyo
(Danyonif Raider 408/Sbh), Kapten Cpm Eko Hariyanto (Dansub Denpom IV/4-1),
Habib Novel Alaydrus, Moechtigudin, B.Sc (Ketua FKUB Kab. Sragen), KH. Abdulah
Efendi, M.ag (Ketua PD Muhamadiyah Sragen), Seluruh Pimpinan Perusahaan Sekab.
Sragen.
sambutanya dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan bahwa tuntutan
mengenai kesejahteraan buruh harus disesuaikan dengan hasil pendapatan
perusahaan tersebut sehingga sangat mempengaruhi kesehjateraan buruh.
Pemerintah mengikuti Perpes No 20 Th 2016 tentang buruh di Indonesia memang
agak susah karena rata-rata tingkat
pendidikan lulusan SMP dan SMA saja sehingga mau meningkatkan kesejahteraan
harus disesuaikan dengan tingkat kelulusan sekolah, apalagi saat ini persaingan
ada TKA yang masuk ke Indonesia sehingga makin berat dalam kesejahteraan buruh
Indonesia sendiri.
Inti dalam Ngaji
tersebut adalah kembali jadi Jawa asli sesuai pepatah jawa mengatakan” Sugih
tanpo bondo dikjoyo tanpo Aji” yang artinya bahwasanya Allah Maha Kaya dan Maha
adil, dan yang paling kaya menurutnya saat ini adalah orang gila/wong edan
karana tidak bisa dijebloskan kepenjara dan tidak masuk Neraka. Allah memberikan rejeki kepada umatnya dengan
berbagai macam cara jadi jangan mengeluh soal rejeki. Semua harus mengenal
Allah SWT dan meyakini jika kita mengenal maka semua permasalahan bisa di
hadapi karena Allah tidak akan memberikan ujian diluar dari kemampuanya.










