Sragen, 23 November 2017
Rabu, 23 November 2017 Kodim
0725/Sragen menyelenggarakan bhakti sosial khitanan yang dilaksanakan di Gedung
Sukowati Kab. Sragen. Kegiatan ini
merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Kodim 0725/Sragen dalam rangka Hari Juang Kartika Tahun
2017. Peringatan Hari Juang Kartika
bertujuan untuk mengenang sejarah perjuangan bangsa mengusir penjajahan saat
pertempuran Ambarawa selama empat hari. Untuk meneruskan perjuangan tersebut
diwujudkan dengan tindakan nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang
salah satunya dengan cara khitanan.
0725/Sragen menyelenggarakan bhakti sosial khitanan yang dilaksanakan di Gedung
Sukowati Kab. Sragen. Kegiatan ini
merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Kodim 0725/Sragen dalam rangka Hari Juang Kartika Tahun
2017. Peringatan Hari Juang Kartika
bertujuan untuk mengenang sejarah perjuangan bangsa mengusir penjajahan saat
pertempuran Ambarawa selama empat hari. Untuk meneruskan perjuangan tersebut
diwujudkan dengan tindakan nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang
salah satunya dengan cara khitanan.
Tujuan dilaksanakan sunatan
massal ini untuk membantu masyarakat di wilayah Kodim 0725/Sragen dapat
merasakan darma bhakti TNI, selain itu
juga diharapakan kebersamaan antara TNI dan rakyat yang selama ini sudah terjalin dengan baik
agar tetap terjaga. Meskipun takut Zeroun
salah satu peserta khitan mengatakan tetap akan melakukan sunat ini.
Karena dia tetap akan disunat meskipun hari ini menghindar. “Saya takut
dan ingin menangis, tapi karena ibu tadi sudah menyemangati jadi saya tetap
akan melakukan sunat ini. Semoga tidak sakit,” katanya. Ditemui ditempat yang berbeda Triyogo salah
satu orang tua peserta khitan pun berharap, program-program seperti ini dapat
terus berjalan setiap tahunnya. Karena pastinya, melalui kegiatan tersebut bisa
membantu meringankan beban warga kurang mampu.
massal ini untuk membantu masyarakat di wilayah Kodim 0725/Sragen dapat
merasakan darma bhakti TNI, selain itu
juga diharapakan kebersamaan antara TNI dan rakyat yang selama ini sudah terjalin dengan baik
agar tetap terjaga. Meskipun takut Zeroun
salah satu peserta khitan mengatakan tetap akan melakukan sunat ini.
Karena dia tetap akan disunat meskipun hari ini menghindar. “Saya takut
dan ingin menangis, tapi karena ibu tadi sudah menyemangati jadi saya tetap
akan melakukan sunat ini. Semoga tidak sakit,” katanya. Ditemui ditempat yang berbeda Triyogo salah
satu orang tua peserta khitan pun berharap, program-program seperti ini dapat
terus berjalan setiap tahunnya. Karena pastinya, melalui kegiatan tersebut bisa
membantu meringankan beban warga kurang mampu.












