Rabu, 20 Desember 2017 pukul 08.15
s/d 12.10 di Gedung Korpri Jl. Mawar No. 15 Kel.Sragen Kulon
Kec/Kab.Sragen telah dilaksanakan pembinaan antisipasi balatkom dan faham
radikal Ta,2017 Kodim 0725/Sragen dengan tema ” Melalui pembinaan
antisipasi balatkom ( bahaya laten komunis ) dan faham radikal,Prajurit TNI-AD
senantiasa waspada dan mampu mengambil langka yang tepat dalam mengamankan dan
menjaga keselamatan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam
rangka mencegah segala bentuk ancaman bangkitnya kembali bahaya latin komunis
dan faham radikal ” yang di selenggarakan Kodim 0725/Sragen diikuti lk 140
orang. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dimulai dari Hari Rabu dan Kamis
21 – 22 Desember 2017.
s/d 12.10 di Gedung Korpri Jl. Mawar No. 15 Kel.Sragen Kulon
Kec/Kab.Sragen telah dilaksanakan pembinaan antisipasi balatkom dan faham
radikal Ta,2017 Kodim 0725/Sragen dengan tema ” Melalui pembinaan
antisipasi balatkom ( bahaya laten komunis ) dan faham radikal,Prajurit TNI-AD
senantiasa waspada dan mampu mengambil langka yang tepat dalam mengamankan dan
menjaga keselamatan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam
rangka mencegah segala bentuk ancaman bangkitnya kembali bahaya latin komunis
dan faham radikal ” yang di selenggarakan Kodim 0725/Sragen diikuti lk 140
orang. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dimulai dari Hari Rabu dan Kamis
21 – 22 Desember 2017.
Hadir dalam acara tersebut Letkol Arh
Camas Sigit Prastiyo,M.MDS (Dandim 0725/Sragen), Seluruh Pa.Staf Dim
0725/Sragen, Perwakilan Danramil 0725/Sragen, Perwakilan Babinsa 0725/Sragen,
Perwakilan Yonif Raider 408/Sbh, Perwakilan ASN Dim.0725/Sragen, Perwakilan Ibu
Persit KCK Cab. XLVI Kodim 0725/Sragen dan Persit Yonif Raider 408/Sbh Cab LXI .
Camas Sigit Prastiyo,M.MDS (Dandim 0725/Sragen), Seluruh Pa.Staf Dim
0725/Sragen, Perwakilan Danramil 0725/Sragen, Perwakilan Babinsa 0725/Sragen,
Perwakilan Yonif Raider 408/Sbh, Perwakilan ASN Dim.0725/Sragen, Perwakilan Ibu
Persit KCK Cab. XLVI Kodim 0725/Sragen dan Persit Yonif Raider 408/Sbh Cab LXI .
Dalam sambutannya Dandim 0725/Sragen
Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo, M. MDS mengatakan bahwa dilaksanakannya
kegiatan ini di kalangan Prajurit TNI AD dan ASN serta Persit/KBT, karena
bahaya laten komunis sewaktu-waktu bisa timbul kembali demikian pula dengan
faham radikal. Untuk itu kita tetap dituntut dan dibekali informasi- informasi
terkait faham komunis dan radikal yang mungkin timbul sewaktu-waktu sehingga
kita dapat mengantisipasinya dengan mengambil langkah dan tindakan yang tepat
demi keselamatan bangsa dan demi tetap utuh dan tegaknya NKRI,”. Kegiatan
ini dimaksudkan untuk menangkal timbulnya kembali gerakan-gerakan komunis Gaya Baru
dimana gerakan komunis gaya baru telah banyak menyusup ke berbagai elemen
masyarakat (berdiaspora) dan perlu diingat bahwa komunis di Indonesia merupakan
bahaya laten yang tidak pernah mati, akan tetapi hanya berubah bentuk (bermetamorfosis)
serta akan terus berkembang dengan gaya baru. Sampai saat ini faham komunis
masih dinyatakan sebagai organisasi terlarang. Untuk menghadapi berbagai
kemungkinan tersebut, perlu diberikan pembekalan kepada semua prajurit dan ASN
beserta KBT tentang ancaman bangkitnya kembali komunisme di Indonesia.
Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo, M. MDS mengatakan bahwa dilaksanakannya
kegiatan ini di kalangan Prajurit TNI AD dan ASN serta Persit/KBT, karena
bahaya laten komunis sewaktu-waktu bisa timbul kembali demikian pula dengan
faham radikal. Untuk itu kita tetap dituntut dan dibekali informasi- informasi
terkait faham komunis dan radikal yang mungkin timbul sewaktu-waktu sehingga
kita dapat mengantisipasinya dengan mengambil langkah dan tindakan yang tepat
demi keselamatan bangsa dan demi tetap utuh dan tegaknya NKRI,”. Kegiatan
ini dimaksudkan untuk menangkal timbulnya kembali gerakan-gerakan komunis Gaya Baru
dimana gerakan komunis gaya baru telah banyak menyusup ke berbagai elemen
masyarakat (berdiaspora) dan perlu diingat bahwa komunis di Indonesia merupakan
bahaya laten yang tidak pernah mati, akan tetapi hanya berubah bentuk (bermetamorfosis)
serta akan terus berkembang dengan gaya baru. Sampai saat ini faham komunis
masih dinyatakan sebagai organisasi terlarang. Untuk menghadapi berbagai
kemungkinan tersebut, perlu diberikan pembekalan kepada semua prajurit dan ASN
beserta KBT tentang ancaman bangkitnya kembali komunisme di Indonesia.
Selanjutnya melalui pembekalan ini,
disamping memberikan wawasan, diharapkan kita bisa mengajak masyarakat dalam
mengantisipasi dan mewaspadai terhadap orang asing dan siapapun yang akan
memasukkan ideologi, merusak tatanan dan memecah belah kerukunan berbangsa dan
bernegara. Tingkatkan kembali kepekaan dan naluri intelijen. kita dalam membaca
setiap perubahan yang terjadi di lingkungan masing-masing. Hal ini
sebagai langkah cegah dini dan deteksi dini dalam mewujudkan situasi yang
kondusif.
disamping memberikan wawasan, diharapkan kita bisa mengajak masyarakat dalam
mengantisipasi dan mewaspadai terhadap orang asing dan siapapun yang akan
memasukkan ideologi, merusak tatanan dan memecah belah kerukunan berbangsa dan
bernegara. Tingkatkan kembali kepekaan dan naluri intelijen. kita dalam membaca
setiap perubahan yang terjadi di lingkungan masing-masing. Hal ini
sebagai langkah cegah dini dan deteksi dini dalam mewujudkan situasi yang
kondusif.
Dalam kegiatan tersebut Letkol Arh Camas
Sigit Prastyo,M.MDS (Dandim 0725/Sragen) memberikan materi tentang Sejarah dan
tindakan terhadap Partai Komunis Indonesia.Kapten Inf Muayat (Danramil 01
/Sragen) : memberikan materi tentang Perkembangan Faham Radikal di Indonesia. Kapten
Cpm Sayana (Pasi Inteldim 0725/Sragen) memberikan materi tentang Bangkitnya
Kembali Komunis dan Strategi Menghadapinya.Kapten Arh Jumadiyono (Danramil 13/
Sukodono): memberikan materi tentang Pengawasan Kelompok Radikal. Kapten Cba
Sugiyono, S.Sos (Danramil 16/Miri) memberikan materi tentang Sikap, langkah dan
tindakan peajurit TNI AD terhadap Komunisme dan Faham Radikal.
Sigit Prastyo,M.MDS (Dandim 0725/Sragen) memberikan materi tentang Sejarah dan
tindakan terhadap Partai Komunis Indonesia.Kapten Inf Muayat (Danramil 01
/Sragen) : memberikan materi tentang Perkembangan Faham Radikal di Indonesia. Kapten
Cpm Sayana (Pasi Inteldim 0725/Sragen) memberikan materi tentang Bangkitnya
Kembali Komunis dan Strategi Menghadapinya.Kapten Arh Jumadiyono (Danramil 13/
Sukodono): memberikan materi tentang Pengawasan Kelompok Radikal. Kapten Cba
Sugiyono, S.Sos (Danramil 16/Miri) memberikan materi tentang Sikap, langkah dan
tindakan peajurit TNI AD terhadap Komunisme dan Faham Radikal.












