Sragen
30 November 2017
30 November 2017
Jumat
pukul 08.30 WIB selesai melaksanakan kegiatan sosialisasi netralitas TNI dalam
pilkades 2017 datang serombongan Provost, Staf Intel dan tim kesehatan. Kedatangan
mereka untuk mengambil sample sebanyak 20
orang anggota dan ASN untuk di ambil
urine. 20 orang Prajurit dan ASN di
ambil secara acak sesuai dari perintah Pasi
Intel Kodim 0725/Sragen Kapten Cpm Sayana.
pukul 08.30 WIB selesai melaksanakan kegiatan sosialisasi netralitas TNI dalam
pilkades 2017 datang serombongan Provost, Staf Intel dan tim kesehatan. Kedatangan
mereka untuk mengambil sample sebanyak 20
orang anggota dan ASN untuk di ambil
urine. 20 orang Prajurit dan ASN di
ambil secara acak sesuai dari perintah Pasi
Intel Kodim 0725/Sragen Kapten Cpm Sayana.
Kegiatan
pengambilan sample urine anggota TNI dan ASN Kodim Sragen bukan kali pertama di
laksanakan akan tetapi sudah sering dilakukan. Tidak lain bertujuan untuk mencegah
memberantas penyalahgunaan Narkoba di lingkungan Kodim Sragen.Pasi Intel
mengatakan ”Kodim Sragen tidak mau kecolongan, untuk itu kita akan selalu
mengadakan pengecekan secara rutin namun tidak di batasi waktu sehingga anggota
terdadak. Kita mengambil sample secara acak terhadap anggota yang sekiranya di
nilai sering keluar malam yang mempunyai resiko tinggi menggunakan narkoba”.
pengambilan sample urine anggota TNI dan ASN Kodim Sragen bukan kali pertama di
laksanakan akan tetapi sudah sering dilakukan. Tidak lain bertujuan untuk mencegah
memberantas penyalahgunaan Narkoba di lingkungan Kodim Sragen.Pasi Intel
mengatakan ”Kodim Sragen tidak mau kecolongan, untuk itu kita akan selalu
mengadakan pengecekan secara rutin namun tidak di batasi waktu sehingga anggota
terdadak. Kita mengambil sample secara acak terhadap anggota yang sekiranya di
nilai sering keluar malam yang mempunyai resiko tinggi menggunakan narkoba”.
“Setelah
di ambil sample sebanyak 20 orang dan di tes dengan Rapid test Narkoba
kecurigaan kami tidak terbukti karena tidak satupun anggota yang terindikasi
positif menggunakan barang haram tersebut”tegas Pasi intel.
di ambil sample sebanyak 20 orang dan di tes dengan Rapid test Narkoba
kecurigaan kami tidak terbukti karena tidak satupun anggota yang terindikasi
positif menggunakan barang haram tersebut”tegas Pasi intel.
Selesai
dilaksanakan tes di lanjutkan penyuluhan
P4GN oleh Dr. Sri Sulistyowati dari DKK (Dinas Kesehatan Kabupaten).Dalam
penyampianya Dr. Sri Sulistyowati
menjelaskan apa arti Narkoba,Narkoba adalah kepanjangan dari
Narkotika,Psikotropika dan Bahan adiktif lainya.Contoh dari Narkotika adalah
heroin kemudian untuk psikotropika sabu2,ekstasi dan bahan adiktif seperti
miras,rokok kopi,dan teh.
dilaksanakan tes di lanjutkan penyuluhan
P4GN oleh Dr. Sri Sulistyowati dari DKK (Dinas Kesehatan Kabupaten).Dalam
penyampianya Dr. Sri Sulistyowati
menjelaskan apa arti Narkoba,Narkoba adalah kepanjangan dari
Narkotika,Psikotropika dan Bahan adiktif lainya.Contoh dari Narkotika adalah
heroin kemudian untuk psikotropika sabu2,ekstasi dan bahan adiktif seperti
miras,rokok kopi,dan teh.
Pada
awalnya Narkoba di gunakan oleh dunia kesehatan/medis sebagai penghilang rasa
sakit yang di gunakan oleh dokter kepada pasien pada saat tindakan ,tetapi di
jaman sekarang banyak yang di salah gunakan,Narkoba sendiri kepanjangan dari Narkotika
,Psikotropika dan bahan aditif lainya,efek dari mengkonsumsi narkoba yaitu depresi,stimulan
dan halusinasi.
awalnya Narkoba di gunakan oleh dunia kesehatan/medis sebagai penghilang rasa
sakit yang di gunakan oleh dokter kepada pasien pada saat tindakan ,tetapi di
jaman sekarang banyak yang di salah gunakan,Narkoba sendiri kepanjangan dari Narkotika
,Psikotropika dan bahan aditif lainya,efek dari mengkonsumsi narkoba yaitu depresi,stimulan
dan halusinasi.
Narkoba merupakan musuh
bersama prajurit TNI yang berkewajiban menjaga dan membela bangsa,TNI bersama –
sama komponen masyarakat lainya
memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.TNI telah mengeluarkan kebijakan
yang sangat keras dan tegas,terhadap penyalahgunaan narkoba,tidak ada
ampun,tidak ada kata maaf,tidak ada toleransi dan akan di proses hukum dan
ujungnya di pecat dari dinas keprajuritan.
bersama prajurit TNI yang berkewajiban menjaga dan membela bangsa,TNI bersama –
sama komponen masyarakat lainya
memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.TNI telah mengeluarkan kebijakan
yang sangat keras dan tegas,terhadap penyalahgunaan narkoba,tidak ada
ampun,tidak ada kata maaf,tidak ada toleransi dan akan di proses hukum dan
ujungnya di pecat dari dinas keprajuritan.












