Rabu,03 Januari 2018 pukul 09.30 s.d 13.30 Wib Di Balai Desa
Banaran Kec. Kalijambe Kab. Sragen telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi
pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak yg dihadiri kurang lebih
60 orang.
Banaran Kec. Kalijambe Kab. Sragen telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi
pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak yg dihadiri kurang lebih
60 orang.
Hadir dalam
kegiatan tersebut Bp Fadhil M ( P4A Kec.kalijambe), Bp Rohmad Dwi Basuki
(Kasi Litbang Kec. Kalijambe), Bp Sunarto (Kepala UPTD KB Kec. Kalijambe), Dr.
Dwi Cahyani (Dokter Puskesmas Kalijambe), Bp Joko Rahayu Amd ( Kades Banaran ),
Serma Mantep Sudarsono Babinsa Tegalombo, Aiptu M.Subchan (Polsek Kalijambe), Perangkat
Ds Banaran serta Ibu-ibu PKK Ds Banaran.
kegiatan tersebut Bp Fadhil M ( P4A Kec.kalijambe), Bp Rohmad Dwi Basuki
(Kasi Litbang Kec. Kalijambe), Bp Sunarto (Kepala UPTD KB Kec. Kalijambe), Dr.
Dwi Cahyani (Dokter Puskesmas Kalijambe), Bp Joko Rahayu Amd ( Kades Banaran ),
Serma Mantep Sudarsono Babinsa Tegalombo, Aiptu M.Subchan (Polsek Kalijambe), Perangkat
Ds Banaran serta Ibu-ibu PKK Ds Banaran.
Dalam sambutan
dr Bp. Saryono (Kades Tegalombo) menyampaikan Selamat datang di balai desa
Banaran kami ucapkan kepada tim narasumber sosialisai dari kec. Kalijambe
dan kami ucapkan trimakasih sebelumnya semoga acara bisa menjadi acuan
dan bekal membawa manfaat yg baik bagi masyarakat/warga ds.Tegalombo dalam
berkehidupan sehari-hari dan berumah tangga. Anak merupakan generasi penerus
Bangsa maka perlu adanya pendidikan & pertumbuhan yg baik bagi seorang anak
untuk melanjutkan pemerintah dimasa yang akan datang.
dr Bp. Saryono (Kades Tegalombo) menyampaikan Selamat datang di balai desa
Banaran kami ucapkan kepada tim narasumber sosialisai dari kec. Kalijambe
dan kami ucapkan trimakasih sebelumnya semoga acara bisa menjadi acuan
dan bekal membawa manfaat yg baik bagi masyarakat/warga ds.Tegalombo dalam
berkehidupan sehari-hari dan berumah tangga. Anak merupakan generasi penerus
Bangsa maka perlu adanya pendidikan & pertumbuhan yg baik bagi seorang anak
untuk melanjutkan pemerintah dimasa yang akan datang.
Inti
Ceramah pembinaan dari acara kegiatan tsb Penyampain dr Bp Fadhil M ( P4A
kec. Kalijambe) Menyampaikan bahwa Pemerintah dalam hal ini berkewajiban
memberikan perlindungan thd perempuan dan anak dengan tidak menyampingkan hak
orang tua terhadap seorang anak, yang mana pada anak dibawah umur, orang tua
berkewajiban untuk melindungi dan mendidik anak mereka serta bertanggung jawab
atas keselamatannya. perkembangan jaman dan kebutuhan akan perlindungan anak yg
semakin besar mendesak kita untuk memikirkan secara lebih akan hak- hak anak
termasuk hak atas perlindungan, memahami dan menghormati serta kewajibannya.
Ceramah pembinaan dari acara kegiatan tsb Penyampain dr Bp Fadhil M ( P4A
kec. Kalijambe) Menyampaikan bahwa Pemerintah dalam hal ini berkewajiban
memberikan perlindungan thd perempuan dan anak dengan tidak menyampingkan hak
orang tua terhadap seorang anak, yang mana pada anak dibawah umur, orang tua
berkewajiban untuk melindungi dan mendidik anak mereka serta bertanggung jawab
atas keselamatannya. perkembangan jaman dan kebutuhan akan perlindungan anak yg
semakin besar mendesak kita untuk memikirkan secara lebih akan hak- hak anak
termasuk hak atas perlindungan, memahami dan menghormati serta kewajibannya.
Masyarakat
diharapkan ikut berperan bersama pemerintah dalam upaya perlindungan perempuan
dan anak dari tindak kekerasan. Oleh karena itu melindungi hak anak dr segenap
tindakan buruk yg dpt merugikan serta menyakiti fisik maupun psikis dr seorang
anak adalah tanggung jawab kita bersama. Tranformasi budaya dan paradigma untuk
meminimalisir adanya tindak kekerasan thd perempuan dan anak, sehingga
terbentuk keluarga dan masyarakat harmonis yg cinta damai dan cinta
sesama.
diharapkan ikut berperan bersama pemerintah dalam upaya perlindungan perempuan
dan anak dari tindak kekerasan. Oleh karena itu melindungi hak anak dr segenap
tindakan buruk yg dpt merugikan serta menyakiti fisik maupun psikis dr seorang
anak adalah tanggung jawab kita bersama. Tranformasi budaya dan paradigma untuk
meminimalisir adanya tindak kekerasan thd perempuan dan anak, sehingga
terbentuk keluarga dan masyarakat harmonis yg cinta damai dan cinta
sesama.













