Sumberlawang, 24 November 2017
Kamis, tanggal 23 November 2017 pukul 10.00 s/d 13.00 Wib berlangsung
Kegiatan Penilaian / Verifikasi Stop BABS, Open Defecation Free (ODF) untuk
wilayah Desa Kacangan bertempat di Aula Balai Desa Kacangan.
Kegiatan Penilaian / Verifikasi Stop BABS, Open Defecation Free (ODF) untuk
wilayah Desa Kacangan bertempat di Aula Balai Desa Kacangan.
Hadir dalam
kegiatan tersebutKasi Kesehatan Lingkungan Kab. Sragen Bpk. Supoyo, ST, Sekdes
Kacangan Bpk. Siswanto, Bhabinkamtibmas Desa Kacangan Bripka Sabdo. AS, Serka
Warsono dari Koramil Sumberlawang, Serda Sugi Babinsa Kacangan, Perwakilan
Puskesmas Sumberlawang Ibu Sunarsi, Amd.Keb, beserta tim serta Tamu undangan Kader
PKK, Posyandu 30 orang.
kegiatan tersebutKasi Kesehatan Lingkungan Kab. Sragen Bpk. Supoyo, ST, Sekdes
Kacangan Bpk. Siswanto, Bhabinkamtibmas Desa Kacangan Bripka Sabdo. AS, Serka
Warsono dari Koramil Sumberlawang, Serda Sugi Babinsa Kacangan, Perwakilan
Puskesmas Sumberlawang Ibu Sunarsi, Amd.Keb, beserta tim serta Tamu undangan Kader
PKK, Posyandu 30 orang.
Dalam
sambutannya Kades Kacangan yang diwakili oleh Bpk. Siswanta mengucapkan selamat
datang kepada segenap tamu undangan. Perlu diketahui di jaman yg modern ini
masih banyak warga Desa Kacangan yang belum mempunyai jamban yang tidak layak.
Saya harapkan seluruh kader PKK yang hadir dapat menyerap semua materi yang
disampaikan oleh tim kesehatan dari Kabupaten mau Puskesmas, sehingga dapat
mensosialisasikan kepada warga apa yang didapat pada kegiatan pada hari ini.
sambutannya Kades Kacangan yang diwakili oleh Bpk. Siswanta mengucapkan selamat
datang kepada segenap tamu undangan. Perlu diketahui di jaman yg modern ini
masih banyak warga Desa Kacangan yang belum mempunyai jamban yang tidak layak.
Saya harapkan seluruh kader PKK yang hadir dapat menyerap semua materi yang
disampaikan oleh tim kesehatan dari Kabupaten mau Puskesmas, sehingga dapat
mensosialisasikan kepada warga apa yang didapat pada kegiatan pada hari ini.
Puskesmas
Sumberlawang yang diwakilkan oleh Ibu Sunarsi, Amd.Keb. mengungkapkan
permohonan maaf Dr. Yeni Rahmawati tidak bisa hadir dikarenakan ada kegiatan
lain yang tidak bisa ditinggalkan. Sragen bebas buang air besar sembarangan
adalah juga merupakan salah satu progam dari Bupati Sragen untuk mewujudkan
Kab. Sragen yang bebas dari penyakit menular. Sudah disampaikan Bpk. Sekdes di
Kacangan masih ada warga Desa Kacangan yg belum mempunyai jamban yang tidak
layak, oleh karena itu saya berpesan kepada kader – kader PKK untuk
memanfaatkan forum kesehatan desa untuk saling koordinasi guna mewujudkan Desa
Kacangan bebas dari buang air besar sembarangan.
Sumberlawang yang diwakilkan oleh Ibu Sunarsi, Amd.Keb. mengungkapkan
permohonan maaf Dr. Yeni Rahmawati tidak bisa hadir dikarenakan ada kegiatan
lain yang tidak bisa ditinggalkan. Sragen bebas buang air besar sembarangan
adalah juga merupakan salah satu progam dari Bupati Sragen untuk mewujudkan
Kab. Sragen yang bebas dari penyakit menular. Sudah disampaikan Bpk. Sekdes di
Kacangan masih ada warga Desa Kacangan yg belum mempunyai jamban yang tidak
layak, oleh karena itu saya berpesan kepada kader – kader PKK untuk
memanfaatkan forum kesehatan desa untuk saling koordinasi guna mewujudkan Desa
Kacangan bebas dari buang air besar sembarangan.
Kasi
Kesehatan Lingkungan Kab. Sragen Bpk. Supoyo, ST menambahkan data sanitasi Desa
Kacangan, berdasarkan data yang beliau terima masih ada 190 KK yang jambannya
tidak layak dan 17 KK dengan rincian 13 KK di Dk. Tempuran RT 019 dan 4 KK di
Dk. Purwantoro yang belum mempunyai. Berdasarkan data tersebut, oleh karena itu
kita mengajak perwakilan muspika, perwakilan Desa dan Puskemas untuk bersama –
sama memverifikasi data tersebut diwilayah.
Kesehatan Lingkungan Kab. Sragen Bpk. Supoyo, ST menambahkan data sanitasi Desa
Kacangan, berdasarkan data yang beliau terima masih ada 190 KK yang jambannya
tidak layak dan 17 KK dengan rincian 13 KK di Dk. Tempuran RT 019 dan 4 KK di
Dk. Purwantoro yang belum mempunyai. Berdasarkan data tersebut, oleh karena itu
kita mengajak perwakilan muspika, perwakilan Desa dan Puskemas untuk bersama –
sama memverifikasi data tersebut diwilayah.
Kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2017 anggota DPRD Kabupaten Sragen
berakhir berjalan lancar dan aman. Bupati Sragen menyarankan untuk 2,5 %
penggunaan Dana Desa di tahun 2018 bisa digunakan untuk dibidang kesehatan,
salah satunya untuk mewujudkan desa bebas dari buang air besar sembarangan.
Tidak ada artinya pembangunan didesa setiap tahun berkembang tetapi warganya
tidak sehat.
berakhir berjalan lancar dan aman. Bupati Sragen menyarankan untuk 2,5 %
penggunaan Dana Desa di tahun 2018 bisa digunakan untuk dibidang kesehatan,
salah satunya untuk mewujudkan desa bebas dari buang air besar sembarangan.
Tidak ada artinya pembangunan didesa setiap tahun berkembang tetapi warganya
tidak sehat.













